Makanan Beku Lebih Sehat dari Makanan Biasa? Ini Kata Ahli Gizi

ilustrasi ikan beku (pixabay.com)

TEMPO.CO, Jakarta – Banyaknya makanan beku atau frozen food saat ini di satu sisi memudahkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan makan. Mulai dari daging-daging olahan seperti nugget, sosis, termasuk juga bakso menjadi pilihan ibu rumah tangga.

Namun, apakah makanan yang dibekukan ini tidak akan menghilangkan gizi yang ada dalam makanan tersebut?

ilustrasi makanan beku (pixabay.com)

Ahli gizi, Emilia E. Achmadi, mengungkapkan bahwa makanan yang disimpan dengan cara dibekukan tidak menjamin akan menghilangkan nilai gizi dari suatu bahan makanan. “Justru, dengan disimpan dibawah suhu yang rendah akan menghambat pertumbuhan jamur atau bakteri dibandingkan dengan makanan yang dibiarkan di ruangan terbuka,” ungkapnya dalam peluncuran acara bakso Bonanza pada 9 Mei 2018 di Kolega x Markplus Coworking Space, Jakarta.

Selain itu, menurut Emilia, penyimpanan makanan dengan dibekukan juga dapat menambah masa kesegaran dari makanan itu sendiri. Maka, pernyataan mengenai makanan frozen bukanlah yang segar, Emilia menegaskan hal tersebut tidak benar.

“Makanan yang dibekukan bisa saya lebih segar dibandingkan makanan pada suhu ruangan. Mengapa? Karena itu tadi. Proses pembekuan makanan akan menghambat pertumbuhan jamur atau bakteri, sehingga kesegarannya bisa terjaga lebih lama,” ucap Emilia.

Namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk menjaga kesegaran makanan frozen. Terutama, lanjut Emilia, adalah cara pengemasannya. “Saya menyarankan untuk mengemas dengan kemasan yang sangat rapat, atau pengemasan dengan jenis vaccum pack,” hal ini, menurut Emilia, akan menutup masuknya oksigen ke dalam makanan. Dengan begitu, pertumbuhan bakteri juga akan berkurang.

Itulah mengapa, Emilia menjelaskan, pembekuan menjadi salah satu alternatif yang disukai, khususnya perusahaan makanan , untuk menjaga kesegaran produk makanan mereka dengan jangka waktu yang lama.

 

 

https://gaya.tempo.co/read/1087245/makanan-beku-lebih-sehat-dari-makanan-biasa-ini-kata-ahli-gizi

Reporter:

Anastasia Pramudita Davies

Editor:

Susandijani

Rabu, 9 Mei 2018 16:05 WIB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.